10 tragedi mengerikan dalam sejarah manusia

Di dunia ini memang banyak tragedi mengerikan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu dalam kehidupan kita, ternyata ada beberapa tragedi yang benar-benar sampai membuat bulu kuduk kita merinding ketika kita mengingat-ingatnya,  beruntung karena kita tidak terlibat atau menjadi korban dalam tragedi tersebut, tragedi mengerikan bisa berupa teror, pembunuhan, bencana alam, bahkan wabah yang menyerang manusia.

Berikut kami rangkum 10 tragedi mengerikan di Dunia yang tercatat dalam sejarah manusia.

10

Serangan Gas Sarin di 5 Stasiun Subway Tokyo

tragedi mengerikan dan mencekam ini terjadi pada tanggal 20 Maret 1995 yang dilakukan oleh 10 orang yang mengaku anggota sekte Aum Shinrikyo (sekte yang menggabungkan dua agama yaitu Hindu dan Buddha).

10 orang anggota sekte Aum Shinrikyo tersebut tidak terima karena dilarang melakukan kegiatan agamanya oleh pemerintah jepang. Kemudian mereka berpencar menjadi 5 kelompok masing-masing beranggotakan 2 orang dan menaiki beberapa kereta bawah tanah lalu melepaskan gas mematikan ke udara secara diam-diam.

Ribuan penumpang yang tidak tahu apa-apa langsung kebingungan untuk mencari udara, dan ada yang tiba-tiba tidak bisa melihat karena efek racun tersebut, sedangkan para teroris bisa melarikan diri karena mereka memiliki obat penawarnya. Sedikitnya ada 12 orang yang meninggal dan 5.500 orang harus dirawat secara intensif dirumah sakit.

Beberapa korban tidak bisa sembuh total karena gas mematikan tersebut, banyak yang menderita kebutaan permanen, kerusakan paru-paru dan pencernaan mereka.

9

Pembunuhan 1000 Orang Uganda

Selain sekte Aum Shinrikyo masih ada lagi sekte aneh yang melakukan tragedi mengerikan yaitu pembunuhan 1000 orang termasuk anak-anak didalamnya. Sekte yang bertempat tinggal di uganda dan di pimpin oleh Joseph ini merupakan sekte yang meyakini bahwa kiamat akan segera terjadi.

Pada tanggal 17 Maret 2000 banyak anggota sekte yang mulai tidak mempercayainya, mereka semua kemudian di culik dan dibunuh secara keji di ladang / sawah miliknya. Tidak sampai disitu saja kemudian Joseph mengumpulkan seluruh anggotanya (kurang lebih 1000 orang) dan melakukan pesta pora selama 3 hari 3 malam didalam gereja, kemudian pada puncak acaranya mereka menyanyikan lagu pujian selama berjam-jam, semua pintu dan jendela ditutup dan di kunci dari luar lalu Joseph mulai menuangkan minyak tanah beserta alkohol didalam gereja dan membakar semua jemaahnya yang sudah tidak mempunyai tenaga untuk lari, sekitar 1000 orang dewasa bahkan anak-anak dan balita ikut tewas terpanggang sia-sia di gereja tersebut.

8

Bunuh diri Masal Peoples Temple Guyana, California

Masih ada 1 sekte “gila” lain yang juga pernah menggegerkan dunia yaitu kelompok yang didirikan oleh Jim Jones di daerah California, kelompok yang beranggotakan kurang lebih 1.194 orang ini memiliki keyakinan “gila” yaitu kiamat akan segera terjadi, dan mereka berlatih untuk pergi ke surga bersama-sama. Kemudian tragedi puncaknya terjadi di Guyana, mereka mendirikan markas untuk lebih fokus dalam mempersiapkan diri menuju surga bersama-sama. Sempat ada Senator Amerika Leo Ryan yang berusaha menyelidiki sekte tersebut, namun dia di tembak mati bersama 3 orang wartawan yang menemaninya. Akhirnya Jim Jones sebagai pemimpin sekte tersebut menjadi buta hati karena takut akan aksi balas dendam dari pihak amerika, sehari setelah tragedi tersebut Jim Jones memerintahkan semua anggotanya berkumpul untuk meminum racun sianida, sedikitnya 918 orang dewasa dan 276 anak-anak tewas secara mengenaskan, sampai sekarang belum bisa dijelaskan penyebab 1.194 orang kehilangan akal sehatnya dan mau membunuh dirinya sendiri, apakah memang mereka semua sudah di hipnotis atau mereka semua memang seorang fanatik sejati yang ingin segera pergi ke surga.

7

Tragedi Berdarah Armenia

Tragedi berdarah ini dilakukan oleh pemerintah Utsmaniyah terhadap penduduk minoritas Armenia (sekarang menjadi Republik Turki). Utsmaniyah melakukan pemusnahan etnis secara sistematik yang dilakukan selama dan setelah perang Dunia I, pembunuhan keji tersebut dilakukan dalam 2 tahap yaitu pembantaian pria dewasa secara keji dan kerja paksa, kemudian mendeportasi anak-anak, wanita dan juga orang tua melalui perjalanan ke gurun maut Suriah tanpa bekal apapun.

Menurut laporan setidaknya ada 1.5 juta orang yang menjadi korban pembantaian, namun sampai saat ini pemerintah Turki masih terus menyangkal telah melakukan pembantaian besar-besaran terhadap etnis minoritas Armenia tersebut.

6

Gelombang Panas India yang Membakar 2.500 Orang

tragedi ini terjadi di negara India pada sekitar bulan Mei 2015 silam, bencana mengerikan ini berupa gelombang panas yang diakibatkan musim muson (Hujan yang super deras akan mengganti panas yang mengerikan), pemerintah india sangat khawatir dengan warganya dan menyuruh para warga untuk tidak keluar rumah dan menggunakan alat pendingin ruangan. Namun bagi orang yang tidak mampu gelombang panas selama beberapa hari ini menjadi pembunuh mengerikan, anak-anak dan orang-orang tua yang miskin mengalami dehidrasi akut karena suhu mencapai 45 – 48 derajat celcius. Sedikitnya ada 2.500 yang tersiksa dan lebih dari 160 orang Tewas akibat bencana mengerikan tersebut.

5

Ledakan Gudang Bahan Kimia China

Sebuah ledakan dahsyat terjadi di China pada tanggal 12 Agustus 2015 lalu, ledakan tersebut setara dengan satu ledakan nuklir yang meluluhlantakkan hingga radius 5 Km dari gudang tersebut. Yang lebih mengerikan adalah gudang tersebut merupakan gudang tempat penyimpanan bahan kimia beracun yang terletak di Pelabuhan Tianjin, China.

Dari tragedi mengerikan tersebut sedikitnya 50 orang tewas, 700 warga pemukiman sekitar terluka, dan 71 warga mengalami luka bakar yang parah dan harus di rawat di rumah sakit.

Selama beberapa bulan radius 5 Km dari gudang tersebut di isolasi karena kemungkinan besar masih mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa membunuh manusia.

4

Pembantaian My Lai

Pembantaian My Lai juga dikenal sebagai Pembantaian Son My terjadi pada tanggal 16 Maret 1968 yang dilakukan oleh tentara Amerika Serikat kepada ratusan warga sipil di Vietnam pada saat terjadinya perang di negara tersebut.

Sedikitnya 350 orang warga sipil tak bersenjata dibantai pada tragedi tersebut dan kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Akhirnya pada tanggal 17 Maret 1970, setelah dilakukan penyelidikan angkatan Darat Amerika Serikat menemukan 14 tentaranya yang terlibat pada insiden tersebut dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mereka. Namun hanya berselang beberapa hari Presiden Richard Nixon tiba-tiba memberikan perintah untuk membebaskan semua tersangka dan hanya harus menjalani hukuman tahanan rumah selama 3.5 tahun.

3

Kerusuhan Rodney King di Los Angeles

Kerusuhan Rodney King juga dikenal sebagai Kerusuhan Los Angeles 1992, atau Pemberontakan Los Angeles. tragedi mengerikan ini adalah serangkaian penjarahan, pembakaran, pembunuhan yang terjadi di County Los Angeles, California yang terjadi selama bulan April dan Mei 1992.

Kerusuhan tersebut di picu pada tanggal 29 April setelah dewan pengadilan membebaskan empat petugas LAPD (Los Angeles Police Department) yang melakukan tindak kekerasan berlebihan dalam penangkapan Rodney King. Hal tersebut langsung memicu kemarahan masyarakat lalu Penjarahan, Pembakaran, dan pembunuhan pun terjadi pada beberapa tempat.

Dari laporan yang didapat sedikitnya negara mengalami kerugian materi sebesar $ 1 Miliar, 58 orang tewas, dan lebih dari 2.000 orang terluka akibat tragedi tersebut.

2

Gempa Nepal yang Nyaris Meruntuhkan Seisi Negara

tragedi mengerikan selanjutnya adalah Gempa yang terjadi di Nepal pada tanggal 25 April 2015, gempa maha dahsyat dengan kekuatan 8.1 skala Richter ini dalam sekejap hampir meluluhlantakkan bangunan di seluruh negara Nepal dan merenggut 9.000 nyawa di negara tersebut.

Akibat gempa tersebut Jutaan warga Nepal menjadi gelandangan karena rumah mereka rata dengan tanah, dan beberapa situs kebudayaan yang menjadi warisan negara tersebut juga hancur tidak tersisa.

1

The Black Death

The Black Death merupakan wabah penyakit yang di sebut Acral Necrosis, dimana kulit penderitanya akan berubah menjadi hitam karena pendarahan subdermal yang terjadi. Beberapa ilmuwan meyakini The Black Death adalah serangan wabah bubonik yang membawa bakteri Yersinia Pestis, yang bisa ditularkan melalui hewan kotor seperti lalat dan tikus rumah.

The Black Death atau Maut Hitam adalah suatu wabah hebat yang terjadi di Eropa dan Asia pada pertengahan akhir abat ke-14 (Tahun 1347 – 1351), Wabah tersebut sangat mengerikan karena sudah membunuh 1/3 sampai 2/3 dari seluruh populasi yang ada di benua Eropa. Selain itu Wabah juga terjadi pada sebagian besar negara di Asia dan Timur Tengah yang merenggut sedikitnya 75 juta nyawa.

Dilaporkan bahwa wabah ini juga membunuh sekitar 40% dari seluruh populasi yang ada di negara Mesir, 50% populasi penduduk paris, 60% populasi Florence Italia, 60% populasi Hamburg dan Bremen, serta hampir 40.000 penduduk jerman.

tragedi mengerikan tersebut membuat Warga saling berjauhan dan kehilangan kepercayaan satu sama lain, bahkan jika ada anak kecil yang terkena wabah ini, orang tuanya enggan merawatnya, dan membiarkannya sampai mati.