Terumbu karang

Terumbu karang

Terumbu karang lunak. (Foto: Pixabay)

Terumbu karang adalah ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat, semacam batu kapur. Ekosistem ini menjadi habitat hidup berbagai satwa laut. Terumbu karang bersama-sama hutan mangrove merupakan ekosistem penting yang menjadi gudang keanekaragaman hayati di laut. Dari sisi keanekaragaman hayati, terumbu karang disebut-sebut sebagai hutan tropis di lautan.

Ekosistem terumbu karang merupakan habitat hidup sejumlah spesies bintang laut, tempat pemijahan, peneluran dan pembesaran anak-anak ikan. Dalam ekosistem ini terdapat banyak makanan bagi ikan-ikan kecil dan ikan-ikan kecil tersebut merupakan mangsa bagi predator yang lebih besar.

Diperkirakan terdapat lebih dari satu juta spesies mendiami ekosistem ini. Meski terlihat kokoh seperti batuan karang, ekosistem ini sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Suhu optimum bagi pertumbuhan terumbu karang berkisar 26-28°C.1 Dengan toleransi suhu berkisar 17-34°C.2 Perubahan suhu dalam jangka waktu yang panjang bisa membunuh terumbu karang. Ekosistem ini juga memerlukan perairan yang jernih, sehingga matahari bisa menembus hingga lapisan terdalamnya.

Istilah terumbu karang

Terumbu karang terdiri dari dua kata, yakni terumbu dan karang. Istilah terumbu dan karang memiliki makna yang berlainan. Istilah karang merujuk pada sekumpulan binatang. Sedangkan terumbu merupakan struktur kalsium karbonat (CaCO3) yang dihasilkan oleh karang. Dalam bahasa Inggris disebut coral reef.

Binatang karang terlihat seperti tanaman, padahal sebenarnya karang merupakan sekumpulan hewan-hewan kecil yang bernama polip. Orang yang pertama kali mengklasifikasikan karang sebagai binatang adalah J.A. de Peysonell, seorang ahli biologi dari Perancis pada tahun 1753.3 Dalam klasifikasi ilmiah, karang berada dalam filum Cnidaria, kelas Anthozoa.4

Terdapat dua macam karang, yakni karang keras dan karang lunak. Karang keras hidup bersimbiosis dengan alga bernama zooxanthellae. Karang jenis ini hidup di perairan dangkal dimana sinar matahari bisa menembus dengan baik. Karena zooxanthellae memperoleh energi dengan proses fotosintesis. Karang keras membentuk struktur terumbu dan memiliki tubuh yang keras seperti batu. Karang lunak tidak bersimbiosis dengan alga, bentuknya seperti tanaman. Karang jenis ini bisa hidup di perairan dangkal maupun perairan yang lebih dalam.

Polip merupakan binatang kecil yang menyerupai karung. Di bibir tubuhnya memiliki tentakel untuk menarik dan menangkap mangsa. Makanan polip adalah plankton yang terbawa arus laut. Polip menyerap kalsium karbonat dari air laut dan mengeluarkannya dalam bentuk struktur kapur yang keras untuk melindungi tubuhnya yang lunak.5

Sebaran terumbu karang

Sebaran terumbu karang

Peta sebaran terumbu karang. (Peta: NOAA)

Secara global terumbu karang dapat ditemukan di daerah tropis dan sub tropis. Sebagian besar berada di sekitar 30º arah utara dan selatan khatulistiwa.6 Sebarannya mencakup wilayah di 100 negara dengan luas areal pada tahun 1990-an sekitar 600.000 km2. Saat ini diperkirakan 10 persen ekosistemnya dalam keadaan rusak dan sebagian tidak bisa diperbaharui. Bila keadaan ini terus dibiarkan dalam 20 tahun kedepan diperkirakan kerusakan akan meningkat hingga 30 persen.7

Dari peta,  sebaran terbesar berada di wilayah indo-pasifik dan atlantik. Wilayah indo-pasifik merupakan tempat terumbu karang terluas dengan keanekaragaman paling banyak. Di Great Barrier Reef Australia saja luasnya mencapai 200.000 km2. Daerah-daerah lain yang memiliki terumbu karang luas antara lain perairan laut merah, bagian timur dan barat Samudera Hindia, perairan Indonesia, Malaysia dan Filipna, dan di kepulauan pasifik.

Sedangkan di wilayah atlantik luas terumbu karang hanya 1/20 dibanding di indo-pasific. Dan keragamannya pun tidak terlalu tinggi. Titik-titiknya terdapat di sekitar Bermuda dan Karibia, kemudia ada lagi di sekitar lepas pantai Brasil dan Afrika Barat.8

Sumber & referensi

  1. Tentang terumbu karang. COREMAP.
  2. Where Are Coral Reefs Located? Coral Reef Info.
  3. Humann, Paul and DeLoach, Ned. Reef Coral Identification: Florida Caribbean Bahamas. 2006. Second Ed. New World Publications, Inc. Jacksonville, Fl.
  4. Coral: Plant, Animal, or Mineral? NOAA
  5. Tanya jawab terumbu karang. Terangi.
  6. The majority of reef building corals are found within tropical and subtropical waters. NOAA.
  7. Terumbu karang dunia. COREMAP
  8. Definition and distribution of the coral reefs. IRD.

ARTIKEL LAIN

Fakta tentang air

Cagar biosfer

3,614 views

Hutan kota Ranggawulung

Hutan Kota Ranggawulung

1,547 views

Hutan konservasi

Suaka margasatwa

16,266 views

Pengertian hutan

Taman buru

6,522 views

Lahan kritis

Deforestasi

5,036 views

Tanaman kopi

Tanaman kopi

3,485 views

Panorama hutan hujan tropis

Hutan hujan tropis

53,090 views

Biji Sorgum

Biji sorgum

3,640 views

Buah rambutan

Buah rambutan

4,319 views

Sejarah kopi

Sejarah kopi

9,800 views

Buah manggis

Buah manggis

1,459 views

Hutan tanaman

Jenis-jenis hutan di Indonesia

20,341 views

KATEGORI