Suaka Margasatwa

Diperbarui 4 minggu lalu ,

Suaka margasatwa merupakan kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat perlindungan satwa yang memiliki nilai khas. Perlindungan diupayakan bagi satwa-satwa yang karena kondisi dan keadaannya memerlukan upaya perlindungan untuk menjamin kelangsungan hidupnya. Meskipun tujuan utamanya melestarikan satwa tetapi juga mencakup perlindungan ekosistemnya.

Suaka margasatwa dikategorikan ke dalam hutan konservasi bersama dengan cagar alam, taman nasional, taman hutan raya, taman wisata alam dan taman buru. Dalam Undang-Undang No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya, suaka margasatwa didefinisikan sebagai:

Kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.

Keberadaan suaka margasatwa bertujuan untuk melindungi satwa-satwa tertentu dari kepunah. Selain itu, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, pendidikan, rekreasi dan pariwisata secara terbatas.

Proses Penetapan Suaka Marga Satwa

Berbeda dengan kawasan suaka alam lainnya, seperti cagar alam, suaka margasatwa lebih fokus pada pelestarian jenis satwa dan habitatnya. Suatu kawasan hutan bisa ditetapkan sebagai suaka margasatwa bila memiliki kriteria sebagai berikut:1

  • Merupakan tempat berkembang biak satwa khas tertentu yang memerlukan upaya konservasi untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
  • Di tempat tersebut terdapat satwa langka yang dikhawatirkan akan punah.
  • Kawasan tersebut memiliki keanekaragaman jenis satwa yang tinggi.
  • Tempat migrasi jenis satwa tertentu.
  • Luas kawasan tersebut harus mencukupi sebagai habitat hidup satwa yang bersangkutan.

Daftar Suaka Margasatwa di Indonesia

Indonesia memiliki keanekaragaman jenis satwa yang tinggi. Beberapa di antaranya telah mengalami kelangkaan, bahkan sebagian dikhawatirkan akan punah. Untuk melestarikan kekayaan tersebut perlu upaya perlindungan. Di Indonesia terdapat 75 unit suaka margasatwa yang terdiri dari 71 suaka darat dan 4 suaka laut.2 Berikut daftarnya:

No Nama suaka margasatwa Lokasi Satwa khas
1 Rawa Singkil Nangroe Aceh Darussalam Buaya, ular kobra, ular sanca, orang utan
2 Karang Gading/Langkat Sumatera Utara
3 Siranggas Sumatera Utara
4 Dolok Surungan Sumatera Utara
5 Barumun Sumatera Utara Gajah, harimau
6 Kerumutan Riau
7 Tasik Besar-Tasik Metas Riau
8 Tasik Serkap – Tasik Sarang Burung Riau
9 Danau  Pulau Besar/Danau Pulau Bawah Riau Ikan arwana, burung
10 Tasik Tanjung Padang Riau
11 Tasik Belat Riau Harimau, keluang, sri gunting
12 Bukit Batu Riau Harimau, orang utan, tapir
13 Giam Siak Kecil Riau
14 Balai Raja Riau
15 Bukit Rimbang-Bukit Baling Riau
16 Pagai Selatan Sumatera Barat
17 Gumai Pasemah Sumatera Selatan
18 Padang Sugihan Sumatera Selatan
19 Bentayan Sumatera Selatan Gajah, tapir, beruang madu,
20 Dangku Sumatera Selatan Harimau, beruang madu, rusa, buaya,
burung rangkong
21 Isau-isau Pasemah Sumatera Selatan
22 Gunung Raya Sumatera Selatan
23 Pulau Rambut DKI Jakarta Burung
24 Muara Angke DKI Jakarta Ikan
25 Gunung Sawal Jawa Barat
26 Cikepuh Jawa Barat
27 Sindangkerta Jawa Barat
28 Gunung Tunggangan Jawa Tengah
29 Paliyan DI Yogyakarta
30 Sermo DI Yogyakarta
31 Dataran Tinggi Yang Jawa Timur
32 Pulau Bawean Jawa Timur Rusa
33 Gunung Tambora Selatan Nusa Tenggara Barat Burung camar, burung beo, kakak tua jambul kuning
34 Danau Tuadate Nusa Tenggara Timur
35 Harlu Nusa Tenggara Timur
36 Kateri (RTK 77) Nusa Tenggara Timur
37 Perhatu Nusa Tenggara Timur
38 Ale Alsio (RTK 198) Nusa Tenggara Timur
39 Pulau Semana Kalimantan Timur
40 Lamandu Kalimantan Tengah
41 Pleihari Tanah Laut Kalimantan Selatan
42 Nusa Gede Panjalu Kalimantan Selatan
43 Pulau Kaget Kalimantan Selatan
44 Karakelang Sulawesi utara
45 Gunung Manembo-nembo Sulawesi utara
46 Nantu Gorontalo
47 Pualau Dolangan Sulawei Tengah
48 Pinjan-Tanjung Matop Sulawei Tengah
49 Pati-pati Sulawei Tengah
50 Lombuyan Sulawei Tengah
51 Tanjung Santigi Sulawei Tengah
52 Bangkiriang Sulawei Tengah
53 Lampoko dan Mampie Sulawesi Barat
54 Tanjung Amelango Sulawesi Tenggara
55 Buton Utara Sulawesi Tenggara
56 Tajung Peropa Sulawesi Tenggara
57 Tanjung Batikalo Sulawesi Tenggara
58 Lambusango Sulawesi Tenggara
59 Komara Sulawesi Selatan
60 Pulau Kassa Maluku
61 Pulau Manuk Maluku
62 Pulau Kobror Maluku
63 Pulau Baun Maluku
64 Tanimbar Maluku
65 Pulau Dolok Papua
66 Danau Bian Papua
67 Mamberamo Foja Papua
68 Pegunungan Jayawijaya Papua
69 Pulau Pombo Papua
70 Pulau Komolon Papua
71 Jamursba Medi Papua Barat
72 Tanjung Mubrani Kaironi Papua Barat
73 Pulau Venu Papua Barat
74 Pulau Sabuda & Pulau Tuturuga Papua Barat
75 Pantai Jamursba Medi Papua Barat

Catatan Kaki

  1. PP No.28 tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelstarian Alam (KPA).
  2. Kementerian Kehutanan RI. Statistik Kementerian Kehutanan Tahun 2013.
Loading...