Jenis-jenis Hutan di Indonesia

Diperbarui 4 bulan lalu ,

Hutan adalah hamparan lahan yang ditumbuhi pepohanan termasuk didalamnya satwa, dan sumber daya hayati lainnya yang membentuk ekosistem khas. Hutan bisa berada di kawasan daratan ataupun perairan. Indonesia mengatur keberadaan hutan dalam undang-undang tentang kehutanan dan peraturan lainnya.

Pengertian hutan menurut UU No.41 tahun 1999
Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Menurut catatan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saat ini di Indonesia setidaknya terdapat 129 juta hektar areal yang ditetapkan sebagai kawasan hutan. Berikut ini jenis-jenis hutan di Indonesia, ditinjau dari berbagai segi.

Jenis Hutan Berdasarkan Iklim

  1. Hutan hujan tropis, hutan yang terletak di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Hutan jenis ini memiliki keaneragaman hayati yang sangat tinggi.
  2. Hutan munson, atau biasa disebut hutan musim. Hutan ini memiliki curah hujan yang tinggi namun musim kemaraunya panjang. Ketika musim kemarau tiba, hutan jenis ini akan menggugurkan daunnya sehingga terlihat seperti hutan dengan pepohonan yang mati.  Tetapi ada juga hutan monsun yang selalu hijau.

Jenis Hutan Berdasarkan Bentang Alam

  1. Hutan pegunungan, hutan yang terletak di pegunungan dengan ketinggianlebih dari 1000 meter dari permukaan laut (dpl).
    • Hutan sub alpin, hutan pegunungan dengan ketinggian di atas 2400 meter dpl.
    • Hutan montana, hutan pegunungan dengan ketinggian 1500-2400 meter dpl.
    • Hutan submontana, htan pegunungan dengan ketinggian 1000-1500 meter dpl.
  2. Hutan dataran rendah, hutan yang terletak di dataran rendah dengan ketinggian di bawah 1000 meter dpl.
  3. Hutan pantai, hutan yang terletak di areal atau berdekatan dengan pantai.
  4. Hutan perairan, kawasan perairan darat atau laut yang dipenuhi dengan tumbuhan air atau terumbu karang. Kaya dengan berbagai flora dan fauna yang hidup dalam ekosistemnya.
  5. Hutan gambut, hutan yang tanahnya tersusun dari gambut atau hasil pelapukan pepohonan selama jutaan tahun. Struktur tanah hutan gambut ringan, gembur dan menyimpan banyak air sehingga kalau di injak seperti membal. Lahan gambut merupakan tempat penyimpanan karbon dunia.
  6. Hutan rawa, hutan yang berdiri di atas lahan basah. Pada musim hujan hutan ini biasanya tergenangi air dan selalu basah.
  7. Hutan mangrove. Hutan ini terdiri dari pohon-pohon mangrove yang tumbuh rapat di sekitar kawasan pesisir. Hutan mangrove berperan besar dalam menahan aberasi oleh air laut dan sebagai tempat berkembang biak berbagai fauna laut.
  8. Hutan batu kapur, hutan yang tumbuh di atas tanah batuan berkapur.
  9. Savana, hutan yang berupa padang rumput dalam hamparan yang sangat luas.

Jenis Hutan Berdasarkan Tipe Pohonnya

  1. Hutan homogen, hutan yang tumbuhan didalamnya relatif seragam seperti hutan pinus, hutan jati, hutan bambu. Tanaman tersebut bisa sengaja ditanam atau tumbuh secara alami.
  2. Hutan heterogen, hutan yang terdiri dari berbagai jenis tanaman, tidak ada satu tanaman yang mendominasi populasi.

Jenis Hutan Berdasarkan Asalnya

  1. Hutan alam, hutan yang telah terbentuk sejak awal secara alami tanpa rekayasa manusia.
  2. Hutan buatan, hutan yang sengaja dibuat oleh manusia dengan cara reboisasi, rehabilitasi, atau membuat hutan baru di atas tanah non hutan.

Jenis Hutan Berdasarkan Pembentukannya

  1. Hutan primer, hutan alam yang masih perawan belum pernah ditebang kayunya hingga habis.
  2. Hutan sekunder, bekas hutan alam yang telah ditebangi kemudian tumbuh kembali menjadi hutan, baik secara alami atau melalui kegiatan budidaya.

Pustaka Acuan

  • UU No.41 tahun 1999 tentang Kehutanan.
  • Arifin Arief, 2001. Hutan dan kehutanan. Kanisius, Yogyakarta.
  • Frans Wanggai, 2009. Manajemen hutan, pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan. Grasindo.
Loading...