Hutan konservasi

Diperbarui 5 bulan lalu ,

Istilah hutan konservasi merujuk pada suatu kawasan hutan yang diproteksi atau dilindungi. Proteksi atau perlindungan tersebut bertujuan untuk melestarikan hutan dan kehidupan yang ada didalamnya agar bisa menjalankan fungsinya secara maksimal. Hutan konservasi merupakan hutan milik negara yang dikelola oleh pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perlindungan dan Konservasi Alam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pengertian formal

Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.1

Hutan konservasi ≠ hutan lindung

Masyarakat sering menganggap sama antara pengertian hutan konservasi dan hutan lindung. Padahal meski sama-sama bertujuan untuk melindungi dan melestarikan, pengertian kedua hutan tersebut berbeda. Di Indonesia, berdasarkan fungsinya hutan terdiri dari hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi. Cukup mudah membedakan antara hutan konservasi dengan hutan produksi. Dari segi lingkungan, hutan produksi relatif tidak diproteksi. Boleh dimanfaatkan dan dieksploitasi untuk diambil hasil produksinya.

Berbeda halnya dengan pengertian antara hutan konservasi dan hutan lindung. Perbedaan utama kedua hutan tersebut ada pada peran dan fungsinya. Hutan konservasi lebih mengarah pada perlindungan ekosistem termasuk dengan kehidupan yang ada di dalamnya. Selain perlindungan, dalam prakteknya bisa dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan pariwisata.

Sedangkan peran dan fungsi hutan lindung lebih menitik beratkan pada pengelolaan areal agar hutan terhindar dari kerusakan dan bisa menjalankan fungsinya sebagai penyangga kehidupan. Terutama fungsi tata air, menjaga kesuburan tanah, mencegah banjir, erosi dan kekeringan. Sehingga masyarakat sekitar terhindar dari berbagai bencana ekologis yang diakibatkan oleh kerusakan ekosistem alam.2

Klasifikasi hutan berdasarkan fungsinya

Untuk menjalankan fungsi pelestarian ekosistem, keanekaragaman tumbuhan dan satwa yang ada didalamnya, hutan konservasi diklasifikaiskan lagi ke dalam beberapa kategori dan sub kategori. Setiap kategori mempunyai fungsi yang khas. Ada yang menitik beratkan pada perlindungan satwa, tumbuhan, keaslian habitat, hingga fungsi kebudayaan, rekreasi dan pariwisata.

Klasifikasi hutan konservasi

Luas hutan konservasi

Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan tropis yang cukup besar. Hutan tersebut terbagi dalam hutan produksi, hutan lindung dan hutan konservasi. Berikut jumlah dan luasannya:3

Jenis Hutan Unit Luas (ha)
Cagar Alam 227 4.110.301,66
Suaka Margasatwa 75 5.029.726,54
Taman Nasional 50 16,372,064.64
Taman Hutan Raya 23 351.680,41
Taman Wisata Alam 115 748.571,85
Taman Buru 13 220.951,44

Catatan Kaki

  1. Undang-Undang No.41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan.
  2. Adia Yuniarti. 2011. Mengenal peran dan fungsi hutan konservasi. Karya ilmiah tidak dipublikasikan, Institut Pertanian Bogor.
  3. Kementerian Kehutanan RI. Statistik Kementrian Kehutanan 2013.
Loading...