Kawal Pemilu Adil dan Lestari

Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) hampir sampai pada puncaknya. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumsel turut berkontribusi meningkatkan kualitas pemilu.Pada tanggal 14 April 2019 WALHI Sumsel menerima sertifikat akreditasi dan tanda pengenal pemantau pemilu di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan.

Jauh sebelum hari itu, WALHI Sumsel telah melakukan kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula, diskusi dan bedah visi-misi calon pengurus negara dalam perspektif lingkungan dan sumber daya alam, serta merancang arah pengawasan bagi para pemimpin dan perwakilan rakyat yang terpilih kelak. Demi penyelenggaraan pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (LUBER) dan Jujur serta Adil (JURDIL).

Direktur WALHI Sumsel, M Hairul Sobri menuturkan bahwa “WALHI Sumsel tidak merencanakan pengawasan pemilu hanya pada tahapan kampanye, tahapan masa tenang, dan tahapan pemungutan serta penghitungan suara saja. Namun pasca terpilihnya dan ditetapkannya para pengurus negara yang baru, WALHI Sumsel juga akan terus mengawasi keberpihakannya pada lingkungan dan sumber daya alam.”

Selain itu juga kajian WALHI Sumsel menyebutkan beberapa bulan ini gaung Pemilihan Presiden (Pilpres) lebih kencang di ranah publik dibandingkan suara Pemilihan Legislatif (Pileg). Menjadi kekhawatiran bersama bahwa pemilu ini nantinya menghasilkan legislator yang minim kapasitas dan kualitasnya karena rakyat minim ruang yang memadai untuk menelisik pengetahuan, kemampuan dan rekam jejak para peserta pemilu serentak yang sedang berlangsung.

“Dalam pengawasan WALHI Sumsel, isu Pilpres di empat bulan ini lebih kencang dari isu Pileg. Padahal menjadi penting pula ke depan hadirnya perwakilan rakyat yang paham tentang fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Tentunya bukan hanya sekedar paham, namun memiliki keberpihakan pada keadilan dan kelestarian lingkungan hidup. Tidak dapat kita mungkiri, maraknya bencana ekologis belakangan ini karena salah urusnya penyelenggara negara” terang M Hairul Sobri.

Sebagai penutup WALHI Sumsel tidak pernah mengarahkan pilihan pada salah satu pasangan calon presiden atau wakil presiden tertentu. Pasalnya belum ada prioritas lingkungan sebagai visi di kedua calon. Persoalan lingkungan hidup adalah salah satu persoalan serius yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Mulai dari daya rusak tambang yang dibiarkan, rusaknya hutan dan kawasan hulu, krisis sumber daya air dan pangan, masalah sampah, bencana alam hingga pencaplokan wilayah kelola rakyat belum menjadi perhatian para kandidat.

Dikeluarkan oleh:
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)
Eksekutif Daerah Sumatera Selatan
Jl. Musi 6 Blok T No.28, Way Hitam
Palembang

Narahubung:
M. Hairul Sobri : +62 812 7834 2402
Yogi Suryo Prayoga : +62 812 7319 5616
Deni A. Nando : +62 813 6920 6131