BMKG: Gempa Bumi di Morowali dan Banggai Berpotensi Tsunami

Morowali

Gempa tektonik telah terjadi pada hari Jum’at, 12 April 2019 pukul 18.40.51 WIB wilayah Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai dengan pusat gempa terletak pada koordinat 1,89 LS dan 122,57 BT di teluk Tolo, pada jarak 82 km Barat Daya Kepulauan Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, pada kedalaman 17 km. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=6,9 dan dari hasil pemodelan gempa ini berpotensi tsunami, yang kemudian dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,8.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike slip).

Setelah dilakukan monitoring terhadap muka air laut melalui pengamatan Tide Gauge di lokasi Kendari (Sulawesi Tenggara) dan Taliabu (Maluku Utara), tidak terjadi kenaikan muka air laut yang signifikan, serta bedasarkan pengecekan kondisi lapangan oleh BMKG dan BPBD setempat, maka pada pukul 19.47 WIB (20.47 WITA) Peringatan Dini Tsunami dinyatakan BERAKHIR.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat dirasakan di wilayah Poso, Buol, Morowali, Banggai dan Palu dengan intensitas guncangan skala IV MMI; di Kolaka Utara dan Toli-toli dengan intensitas guncangan skala III-IV MMI; di Sumalata, Kotamobagu, Palopo, Kolaka, Makassar dan Kep. Konawe dengan intensitas guncangan III MMI; di Gorontalo dan Kendari II-III MMI; di Manado, Pinrang dan Konawe II MMI. Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 21.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sejumlah 20 gempabumi dengan kekuatan paling besar M=5,6 sampai M=3,4. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, dapat kembali ketempat tinggal masing-masing, namun tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android “Info BMKG”).

Jakarta, 12 April 2019

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc.