Populasi harimau di alam liar mulai meningkat

Populasi harimau di alam liar mulai meningkat
Pixabay

Kabar menggembirakan, sejak 100 tahun terakhir populasi harimau yang hidup di alam liar mulai mengalami peningkatan. Tolok ukur yang digunakan adalah data dari International Union for Conservation (IUCN) dan sejumlah survey di negara-negara tempat habitat harimau. Pada tahun 2010 jumlah harimau di alam liar diperkirakan kurang dari 3.200 ekor. Saat ini jumlahnya meningkat menjadi 3.890 ekor.

Angka tersebut dirilis oleh World Wildlife Fund (WWF) dan Global Tiger Forum yang sedang mengadakan pertemuan konservasi harimau pada 10 April lalu di New Delhi, India. “Untuk pertamakalinya setelah beberapa dekade terjadi penurunan, jumlah harimau meningkat,” ujar Marco Lambertini, Direktur WWF International.

Pada 100 tahun yang lalu diperkirakan populasi harimau global diperkirakan sekitar 100.000 ekor. Jumlahnya terus menyusut karena perburuan dan rusaknya hutan yang menjadi habitat harimau. Penyusutan populasi harimau kian hari kian mengkhawatirkan. Hal ini membuat sejumlah pihak untuk mengambil aksi dan mengkampanyekan predator langka ini.

Kampanye dan aksi penyelamatan harimau mulai menunjukkan hasil. Melonjaknya jumlah harimau global disumbang oleh peningkatan populasi harimau di India, Rusia, Buthan, dan Nepal. Saat ini diketahui habitat harimau tersebar di 13 negara.

Lebih jauh lagi, 13 negara habitat harimau menargetkan pada tahun 2022 jumlah harimau meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 2010. Target tersebut telah dibicarakan dalam Konferensi Tingkat Menteri Asia ke-3 tentang konservasi harimau pada tahun 2010 lalu di Rusia.